Minggu, 17 April 2011

PEMAPARAN VISI, MISI, PROGRAM KERJA BAKAL CALON KUWU, SUDARDI

    Kaliwedi Lor, Selasa, 13 April 2011
    Laporan: Sejuta Surgaku


Sudardi, mulai pemaparan

Subandi, Suwandi, dan Dedi Mulyono, S.Sos

Sudardi, mencatat pertanyaan

 Sudardi yang murah senyum ini adalah kelahiran Jakarta, 20 Agustus 1971. Dalam menyampaikan visi, misi, dan program kerja dalam bursa Bakal Calon Kuwu tampil beda. Maksudnya berpenampilan sederhana, dengan suara yang tidak meledak-ledak tetapi mampu membuat yang hadir berdecak kagum mendengar visi, misi, dan program kerjanya jika nanti terpilih menjadi Kuwu Desa Kaliwedi Lor. Dalam kertas kerjanya ia menyampaikan beberapa hal yang akan menjadi perhatiannya, seperti; masalah pemerintahan, pembangunan, sosial kemasyarakatan, dan Hankamrata.

I.    Pemerintahan
Sudardi mengatakan, perlunya pemerintahan desa yang bersih dalam berbagai hal, dalam pengertian positif. Aparat desa harus mampu menjembatani kepentingan masyarakat, karena hakekatnya aparat  desa merupakan pelayan masyarakat. Agar pelayanan masyarakat sesuai harapan maka diperlukan adanya SDM yang berkualitas, “Bagaimana pelayanan masyarakat menjadi baik kalau SDM aparatnya tidak berkualitas? Maka dari itulah pentingnya SDM agar aparat bisa mengayomi, melayani, menjembatani kebutuhan masyarakatnya.” Tegasnya.
Di dalam membuat suatu keputusan, pemerintah desa, dalam hal ini Kuwu, harus berkoordinasi dengan mitranya, yaitu BPD, dan Tokoh Masyarakat. “Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keputusan yang menguntungkan semua pihak,” jelasnya.

II.  Pembangunan
Dalam masalah pembangunan ini, prioritas utama yang harus dibenahi adalah tertibnya administrasi, terutama dalam permasalahan pertanahan agar tidak timbul masalah.
Pembangunan ekonomi dengan meningkatkan program simpan pinjam. Karena penduduk Desa Kaliwedi Lor pada umumnya petani maka perlunya perbaikan saluran air untuk memenuhi kebutuhan petani mengairi sawah. Jalan-jalan sawah yang nampak rusak perlu segera diperbaiki untuk memperlancar perekonomian.

III. Sosial Kemasyarakatan
Menurut Dardi, begitu panggilan akrabnya, perlunya mengoptimalkan lembaga-lembaga  keagamaan, seperti Madrasah, Pondok Pesantren, Kelompok Jami’ah dan kegiatan keagamaan lainnya. Yang lebih penting lagi, menurut Pak Dardi, memberi pengetahuan kepada para orang tua tentang pentingnya pendidikan agama yang merupakan fondasi dalam hidup sehingga kelak anak-anak kita akan tumbuh menjadi manusia Indonesia yang berakhlak mulia terhindar dari perilaku yang bertentangan dengan agama.
Pendidikan, bukan saja pendidikan agama, tetapi pendidikan formal seperti SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Untuk itu perlu kita tingkatkan sarana dan prasarana untuk menunjang hal tersebut.
Masalah kesehatan mendapat perhatian dari Sudardi. Untuk mencapai hal tadi maka kesehatan pun tidak boleh dilupakan. Bagaimana caranya? Sudardi menyarankan masyarakat agar memanfaatkan Puskesmas, dan Posyandu yang akan diaktifkan kembali.
Kesenian dan Olahraga merupakan bagian dari masyarakat. Agar menjadi baik diperlukan ditingkatkannya kerjasama para pemuda-pemudi dalam berbagai wadah seperti Organisasi, Karang Taruna dan sebagainya agar menjadi Pemuda Penggerak Desa, menjadi pemuda harapan kita semua.

IV. Sistem Hankamrata
Masalah pertahanan dari berbagai ancaman perlu ditingkatkan, dengan harapan keamanan akan menjadi lebih baik. Perlunya sosialisasi yang intensif kepada masyarakat tentang pengetahuan hukum agar tidak terjadi main hakim sendiri.

Sudardi Menjawab Pertanyaan Panitia
1.      Subandi yang menanyakan tentang pemerintahan yang bersih. 
Dijawab oleh Sudardi bahwa Mutu Aparat Harus Baik Sehingga Akan Terjadi Pemerintahan Bersih. Jika ada aparat yang melayani masyarakat tidak bagus (tidak bersih) agar segera melapor. Meskipun begitu, menurut Sudardi tidak mau main pecat saja. Akan tetapi jika memang benar bersalah akan saya tindak tegas, begitu jelasnya. Sebagai aparat desa di dalam melayani kebutuhan masyarakat agar bersih dan ikhlas.

2.      Dedi Mulyono, S.Sos, yang menanyakan Bagaimana Cara Pandang Anda Untuk Pembangunan Desa?
Sudardi menjelaskan, “Yang saya amati masalah pembangunan Jalan Kibuyut dengan biaya Rp 10 juta tidak selesai-selesai, karena apa? Karena banyak di-potong-potong di tengah jalan. Kalau saya, akan segera mengajak BPD untuk memusyawarahkan hal tersebut. Jangan ditunda apalagi dihentikan.”

3.      Suwandi bertanya apakah Bapak Sudardi akan siap/tidak melupakan apa-apa yang disusun dalam naskah paparannya? Ataukah akan lupa?
Dijawab Sudardi akan langsung di lapangan. Saya Sanggup Melaksanakan dan Bahkan Lebih dari Visi, Misi, dan Program Kerja yang Saya Buat.

SUASANA DI AULA KANTOR DESA KALIWEDI LOR
TEMPAT SUDARDI (BALON KUWU) 
MENYAMPAIKAN VISI, MISI, DAN PROGRAM KERJA 
SELASA, 12 APRIL 2011

Sudardi bersalaman dengan Panitia
Menjabat tangan Sanari, S.Ag, penjabat Kuwu Kaliwedi Lor
Ny. Sudardi bersama Panwas
Ibu-ibu pendukung Sudardi
Lebe Min'an berbincang dengan H. Nazarudin, S.Pd,M.MPd, Ketua I Tim Sukses (Cucuk No.1) Sudardi
Para ibu mendengarkan penyampaian misi, visi, dan program kerja Sudardi
Pendukung Sudardi

Sudardi bersama pengurus BPD

Pendukung Sudardi

Sutarya, Kaur Ekbang, duduk di paling depan

Sudardi menyalami pendukungnya selesai menyampaikan visi, misi

Sampai akhir acara para ibu tetap tidak mau meninggalkan tempat

foto2: dok.penulis

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons